Shigatsu wa Kimi no Uso
merupakan salah satu anime yang bisa membuat penontonnya meneteskan air mata.
Anime bergenre music ini cukup menarik karna di padukan oleh romance yang bagus
dengan membuat seseorang berbohong menyukai orang lain agar dekat dengan
temannya.
Shigatsu wa Kimi no Uso (
Your Lie in April "dalam inggris") yang diartikan kebohongan mu di
bulan april. Cerita berawal dari seorang anak laki laki bernama Arima Kousei,
dia memiliki bakat yang hebat dalam bermain piano. Selalu memenangkan kompetisi
piano bukan hal yang mudah bagi anak dengan usia yang masih sangat muda, Arima
harus latihan dengan ibunya, dibalik latihannya arima selalu mendapat perlakuan
yang tidak baik dari ibunya, Seperti jika Arima melakukan kesalahan dia akan di
pukul.
Dibalik kemenangannya orang
orang di sekitar sangat membencinya, Human Metronome itulah sebutan untuk
Arima. Sampai suatu ketika dia membuat kesalahan yang tidak fatal namun dia
mendapatkan pukulan lagi dari ibunya. Didepan banyak orang arima berkata
"Orang sepertimu lebih baik mati saja" kata kata yang terus dia ingat
di pikirannya. Ibunya yang memiliki penyakit sebenarnya hanya ingin anaknya s
lalu
ada disisinya namun apa daya penyakitnya semakin parah sampai akhirnya
menghembuskan nafas. Arima harus menerima kenyataan pahit karna sudah berkata
kata yang tidak baik, Namun dia tidak bisa terus bersedih karna ada Kompetisi
yang harus dia ikuti.
lalu
ada disisinya namun apa daya penyakitnya semakin parah sampai akhirnya
menghembuskan nafas. Arima harus menerima kenyataan pahit karna sudah berkata
kata yang tidak baik, Namun dia tidak bisa terus bersedih karna ada Kompetisi
yang harus dia ikuti.
Lagi lagi orang orang
berpandangan negative tentang dirinya, Namun ditengah kompetisi Arima terdiam
dan berhenti memainkan piano, dia tidak bisa mendengarkan permainan pianonya.
sampai akhirnya dia pun berhenti bermain piano. Dua tahun berlalu Arima masih belum
bermain piano lagi, diruangan music dia melakukan pekerjaanya sebagai penyalin
lagu-lagu baru untuk karaoke. Arima, Tsubaki dan Watari mereka sudah berteman
sejak kecil, Suatu ketika Tsubaki memecahkan sebuah kaca ruang music yang
ternyata ada Arima di dalamnya. Kepala arima berdarah anehnya dia gak panik,
Mereka pun membersikan ruang music dari bekas bekas kaca yang pecah.
Subaki mengajak Arima untuk bertemu dengan seorang
gadis, sebenarnya gadis itu ingin bertemu dengan Watari. Arima datang terlebih
dahulu di tempat pertemuan. Ketika di taman ia melihat perempuan memainkan
pianika bersama anak anak. Wanita itu bernama Miyazono Kaori kejadian yang
tidak terduga ketika Arima hendak memoto kaori angin berhembus kencang dan
membuat rok kaori naik. Arima dihajar habis habisan oleh kaori, dan ketika
mereka sedang bertangkar Tsubaki dan Watari pun sampai dan memperkenalkan
kepada semuanya bahwa Kaori lah yang meminta di temukan oleh Watari.
Expresi Kaori berubah
drastis dihadapan Watari tetapi tidak untuk Arima. Pertemuan itu ternyata di
taman dekat TOWA Hall tempat dimana di adakan kompetisi music saat itu tepatnya
kompetisi biola dan Kaori salah satu dari peserta nya. Kaori ingin mereka
menonton kompetisi tersebut tetapi Arima menolak, Kaori pun memaksa Arima
dengan lembut dan membuat Arima mau juga. Seorang Violinist yang membawakan
lagu dengan cara dia sendiri membuat seluruh penonton tertarik untuk melihat
pertunjukannya. Arima tau bahwa dia tidak akan lolos katahap berikutnya karena
dia tidak mengikuti arahan partitur. Kaori mendapatkan kesempatan untuk bermain
lagi karena penonton memilih dia namun dia tidak memiliki seorang pianis
sebagai pengiring. Akhirnya dia menunjuk arima sebagai pengiring, dan inilah
awal kembalinya arima sebagai pianis.
Dibuka dengan awalan baik
namun hal yang ditakutkan Arima pun muncul, suara piano yang dia mainkan tidak
bisa terdengar dan membuat permainan pianonya kacau, tau akan hal ini Arima
memutuskan menghentikan permainannya agar penampilan Kaori tidak menjadi lebih
buruk. Namun ketika Arima berhenti Kaori pun berhenti bermain biolanya juga dan
mengatakan kepada Arima "Again" ( Lagi ) merekapun mencobanya lagi
dan membuat penonton terpukau dengan permainannya.
Karena berhenti dalam
pertandingan itu tidak boleh mereka gugur dari kompetisi. Kaori mendaftarkan
Arima pada Kompetisi Piano yang sebentar lagi akan dilaksanakan, sejak saat itu
Arima mulai berlatih bermain piano lagi. Iya bermain piano lagi karena kaori.
Namun hal yang tidak terduga terjadi Kaori memiliki penyakit yang sangat
berbahaya dan Kaori pun menutupi itu semua dari teman temannya.
Setelah mereka mengetahui
bahwa Kaori di rawat dirumah sakit Arima dan kawannya sering datang untuk
menjenguk, namun ketika Arima melihat Kaori dia teringat dengan Ibunya. Arima
tau bahwa yang di ucapkan Kaori kalau di baik baik saja adalah bohong, Semakin
lama tubuh Kaori semakin memburuk dan dia sering memarahi Arima karna hal
sepele. Tanpa di ketauhi temannya Arima ternyata mengajarkan seorang gadis
piano, walaupun sebenarnya gadis ini ingin diajari oleh Sato, teman lama ibunya
Arima. Gadis tersebut bernama Aiza Nagi adik dari Aiza Takeshi.
Arima sadar bahwa ia menyukai
Kaori dan yang iya tau bahwa Kaori menyukai Watari akan hal itu lah yang
membuat Arima tidak jadi untuk menjenguk Kaori jika ada Watari, karna ia takut
mengganggu mereka. Suatu ketika Arima dan Watari datang kerumah sakit namun
mereka melihat keadaan Kaori yang semakin memburuk kejadian itu benar benar
membuat Arima ketakutan. Keesokan harinya Kaori sadar kembali dan semakin lama
Kaori semakin putus asa dengan keadaannya. Sampai tiba waktunya Arima membuat
pukulan telak kepada Kaori dengan bermain piano di sekolah Nagi.
Mendengarkan permainan Arima, Semangat Kaori pun
tumbuh kembali akhirnya ia memilih jalan oprasi agar bisa bermain biola kembali
bersama Arima walaupun persentasi keselamatannya sedikit. Tepat saat Arima
dalam kompetisi Kaori sedang di operasi, namun Arima melihat Kaori ada
disampingnya dan memainkan lagu bersama. Arima tau bahwa itulah akhir dia
bermain dengan Kaori. Kaori menitipkan surat kepada orang tuanya sebelum
kepergiannya untuk diberikan kepada Arima. Dan sebuah hal yang mengejutkan
bahwa orang yang dia sukai adalah Arima dan Kaori meminta maaf karena berbohong
telah menyukai Watari.
Wahai Kousei Arima. Rasanya aneh menuliskan surat untuk seseorang yang baru saja menghabiskan waktunya bersamaku. kau orang yang mengerikan, lambat, bodoh, tidak tau diri. pertama kali aku melihat mu adalah saat aku berumur lima tahun. saat itu ada pertunjukan dari sekolah piano yang ingin aku ikuti. anak laki-laki yang canggung itu menarik perhatian semua penonton hingga mereka tertawa. karena dia kesulitan mengatur bangkunya, dia bahkan duduk di depan piano yang terlihat terlalu besar untuknya, dan saat dia memainkan nada yang pertama saat itu lah dia menjadi orang yang sangat ku kagumi. memainkan nada yang penuh warna 24 pallet, melodi yang mulai menari-nari "aku berhasil..., Oops!" aku kaget sekali saat ada anak di sebelahku yang tiba-tiba menangis. dan beberapa saat setelah itu, kau malah berhenti bermain piano. padahal kau sudah mempengaruhi kehidupanku jahat, bukan? "ayah!ibu!" "hei, selamat datang kaori!" "apa kau lapar?" "belikan aku biola!" "apa?" "aku ingin berhenti bermain piano dan ingin bermain biola!" "kenapa tiba-tiba sekali ?" "aku ingin agar kousei yang bermain piano untukku!" jahat, lamban, bodoh. saat aku tahu kalau kita satu SMP, aku sangat senang sekali. bagaimana caranya agar aku bisa berbicara dengan mu? apa dengan membelikan mu sandwich setiap hari? tapi pada akhirnya aku hanya bisa memperhatikamu dari kejauhan. lagi pula kalian semua terlihat akrab. seolah olah tidak ada tempat untuk ku disana. aku pernah melakukan operasi saat kecil, dan mendapatkan perawatan rutin meski tidak di opname. setelah pernah pingsan di kelas tujuh, aku sudah sering keluar masuk rumah sakit. aku lebih sering masuk dari pada keluar. ke sekolah pun terasa berat untukku. aku tahu kondisiku tidak begitu baik. suatu malam, saat aku melihat ibu dan ayahku menangis di ruang tunggu rumah sakit, aku sadar kalau waktuku sudah tidak banyak lagi. saat itulah, aku..... mulai berlari. aku mulai melakukan apa saja yang aku suka, jadi aku tidak akan menyesal setelah pergi ke surga nanti. kontak lens yang selalu membuatku ngeri. memakan kue utuh, dan tidak mencemaskan berat badanku. bahkan partitur nada yang membuatku kesusahan, aku memainkan mereka dengan caraku sendiri. lalu.... aku melakukan sebuah kebohongan. kalau Kaori Miyazono menyukai Ryota Watari.... itu hanyalah sebuah kebohongan. "apa?" kebohongan itu akan membawa ku kepada kousei arima. kebohongan itu yang membawamu kepadaku. "tolong sampaikan permintaan maafku pada watari nanti." "dua kali lipat!" "pergilah ke neraka dasar tukang selingku." "apa salahnya ? aku hanya jalan sama beberapa gadis lain!" "seharusnya kau pergi denganku kemarin lusa!" ya, tapi tetap saja tidak akan butuh waktu lama untuk watari agar bisa melupakanku. sebagai teman dia orang yang lucu, tapi aku lebih memilih orang yang lebih serius. lalu... sampaikan maafku pada Tsubaki, aku hanya orang yang numpang lewar, dan pada akhirnya pergi. aku tidak bisa meninggalkan kesal yang buruk, jadi aku tidak bisa meminta apa-apa pada stubaki. atau jika aku jujur, "tolong kenalkan aku pada arima." aku rasa tsubaki akan keberatan melakukannya. lagi pula, tsubaki sepertina sangat tergila-gila padamu. semuanya sudah tau soal itu sejak lama. satu-satunya yang tidak tau hanyalah kau dan tsubaki. kebohongan yang sudah membawamu kepadaku, tidak pernah kubayangkan sebelumnya. kau lebih pesimis dan pasif dari yang aku pikirkan, kau juga ceroboh dan keras kepala. suaramu lebih rendah dari yang aku duga, dan kau juga lebih jantan dari yang aku duga. dan kau.... lembut seperti dugaanku. sungai yang kita lompati di jembatan keberanian itu sangat dingin dan enak ya? cahaya bulan purnama yang masuk ke ruang musik terlihat enak seperti manju. saat kita mengejar kereta, aku benar benar meraasa kita bisa menang. menyayikan twingkle, twingkle litle star bersama-sama dibawah cahaya bintang juga seru ya? lalu ada juga kejadian di sekolah saat malam hari, 'kan? bukankah salju itu terlihat seperti kelopak bunga sakura? menikmati segala hal di luar panggung padahal aku ini seorang musisi... tidak masuk akal, bukan? bukankah lucu jika kejadian yang paling tidak terlupakan ternyata sangat sederhana? "itu tidak benar." bagai mana dengan mu? apa aku bisa tinggal di hati seseorang? "ya, kau bisa." apa aku bisa di dalam hatimu? "kau sudah masuk didalamnya." apa kau akan mengingatku meski hanya sedikit? kalau kau sampai lupa... aku pasti datang dan menghantuimu. jangan tekan tombol resetnya ya! "mana bisa" jangan lupakan aku ya? "iya" janji ya? "iya" aku bersyukur karena orang itu adalah kau. apakah sampai padamu? semoga bisa sampai padamu. arima kousei aku mencintaimu. aku mencintaimu. aku mencintaimu. maaf canele-nya tidak kuhabiskan. maaf karena sering memukulmu. maaf karena aku terlalu kekanak-kanakan. maaf, maaf, maaf ya..... Terima Kasih
Note: sebagian ada percakapan antara kaori dengan orang tuanya untuk di akhir adalah respond arima terhadap pertanyaan di dalam surat tersebut
--------------------------------------------------------------------------------------
Selesai
--------------------------------------------------------------------------------------
Sekilas anime yang sangat
cocok bagi penyuka music klasik, sebuah anime yang membuat saya tidak bisa
berhenti meneteskan air mata. anime yang saya rocomendasikan buat kalian yang
suka genre music dan romance. Ditutup dengan pengakuan kebohongan yang dilakukan
Kaori membuat jelas judul dari anime ini, ya sebuah kebohongan yang dibuat di
musim panas pada bulan april ketika dia bilang menyukai Watari agar bisa
mengenal Arima.
Pembacaan surat oleh Arima
dengan backsound yang cukup baik dengan lagu Kirameki yang dibawakan Wacci
dalam versi lain. merupakan ending yang membuat penonton menjatuhkan air mata.
Kesedihan yang mendalam bisa tersampaikan ke penonton. Anime terbaik yang saya
pernah saksikan.
Kekurangan dari anime ini
ada ketika Arima berdarah terkena bola dan tergeletak, menunjukan expresi biasa
saja ketika bangun itu adalah adegan yang cukup aneh menurut saya ( hahahaha )
terlalu di buat buat, mungkin hanya itu kekurangannya. Saya tidak bisa
berkomentar banyak karna Selain kekurangan ini Anime Shigatsu wa Kini no Uso
sangat bagus dan menarik.
Owh iya ada yang kurang
kenapa di akhir judul saya kasih "Kesedihan Tiada Akhir" itu karena
kesedihan Arima tidak ada habisnya setelah di tinggal oleh ibunya, kesedihannya
berlanjut dengan ditinggalkan oleh orang yang dia cintai, Walaupun kini Arima
sudah bisa menerimanya dan dia semakin menjadi Pianis yang hebat.
Mungkin sekian review yang
saya berikan ini adalah review pertama saya jika ada kata kata yang aneh mohon
di maklumkan. Saya akan terus mereview anime yang saya sudah tonton dan
menulisnya di blog ini. Sekian Terima Kasih.
Review Anime Shigatsu wa Kimi no Uso - Kesedihan Tiada Akhir
Reviewed by Fadlan
on
December 21, 2017
Rating:
Reviewed by Fadlan
on
December 21, 2017
Rating:




No comments: